Alrite
Malam tadi aku bermimpi dalam mimpi dalam mimpi, dan kemudian terbangun dari mimpi dalam mimpi dalam mimpi, lalu terbangun lagi dari mimpi dalam mimpi.
Nah di sini mulai ceritanya. Saya berada dalam sebuah mobil sedan hitam, yang notabene sedan itu adalah kendaraan umum. Sedan kok kendaraan umum?? sempit gitu?? Sampai di sini mohon jangan protes, namanya juga mimpi. Drivernya tidak asing, driver kantor saya.
Sedan ini melaju cepat, namun kalau ada penumpang yang mau naik, dia akan tiba-tiba berhenti mendadak dan mengguncang penumpang di dalamnya. Kadang ngetem juga sembarangan. Bahkan ada kalanya dia berjalan mundur sambil ngebut demi dapat penumpang.
Mohon sekali lagi jangan protes, ini cuma mimpi.
Bahkan walau hanya di dalam mimpi, saya merasa jengkel luar biasa sama ini mobil dan drivernya. Gimana bisa sampai tujuan kalau caranya kaya gini??
Kemudian ada seorang cewek, naik mobil mustang kuno tanpa atap, namun terawat. Ngebut luar biasa cepat, nyetir sendiri. Tiap ada gundukan, itu mobil pasti akan melompat saking tingginya kecepatannya. Di sebuah tanjakan, mobil itu berjalan begitu cepat hingga sampai puncak tanjakan mobil itu melompat seperti terbang.
Dan saat berada di titik puncak tertinggi, si cewek melompat tinggi sekali meninggalkan mobilnya. (sudut pandang mimpi beralih sudut pandang si cewek) , kemudian dia mengeluarkan parasut dari jerami. Please jangan protes. Dia terjun pelan-pelan dengan parasut jerami dari ketinggian yang sangat tinggi di mana terlihat keindahan landscape bumi. Saya tidak mengerti kenapa dia bisa sampai di ketinggian seperti itu padahal cuma lompat dari mobil. Tapi saya tidak protes, karena keren sekali.
Nah, tujuan landing itu cewek adalah sebuah villa mewah dengan jacuzzi dan segala hal yang keren di dalamnya, terletak di dekat pantai dengan pasir putih dan air berwarna biru kehijauan.
Tapi saat hampir landing, dia nabrak daun pohon kelapa di puncak pohon kelapa, dan terjebak tergantung di situ. Saya berpikir untuk memegang pohon kelapa itu dan memanjat turun (tiba-tiba saya jadi cewek itu, jangan protes). Tapi saat berpikir gitu, mimpinya selesai. -end
Saya gak percaya hal-hal yang terlalu supranatural atau apa lah, tapi saya percaya segala hal yang terjadi itu memiliki maksud tertentu dan tidak lepas dari kuasa Tuhan.
Saya merasa mimpi ini sangat spesial. Karena kalau saya coba terjemahkan ini mimpi, saya rasa seperti ini :
1. Mobil sedan -> Perusahaan tempat saya kerja. Saya bekerja dengan tujuan untuk berkarya dan mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Tapi dengan naik mobil sedan itu (bekerja di perusahaan), maka saya harus menurut dan mengikuti kemana arah gerakan perusahaan, walaupun bila cara kerja perusahaan itu sangat tidak cocok dengan cara kita, membuat kita stress, kehilangan waktu, dan sangat terbatas gerakannya. Dapatnya juga itu-itu saja, dan tidak tahu kapan kita akan sampai tujuan.
2. Mobil mustang dengan si penerjun payung -> Enterpreneur / wirausaha. Mungkin mobilnya tidak sebaru sedan, tapi itu mustang yang terawat, tinggal bagaimana merawat dan menggunakannya. Ngebut dengan cepat, kendali sepenuhnya di tangan kita. Lakukan hal-hal yang out of the box untuk hasil yang luar biasa. Saat bisnis sudah siap dan jalan, maka akan tiba waktunya di mana hasil yang kita dapatkan tidak lagi dalam hitungan + (tambah) dan x (kali), namun secara eksponensial bertambah luar biasa besar. Seperti lompatan besar si driver mobil mustang, kemudian menikmati terjun payung untuk landing ke arah tujuannya.
Namun, dengan tingkat tujuan yang tinggi, resiko juga tinggi, seperti terjerat di pohon kelapa saat landing.
Saya yakin sekali, ending dari mimpi ini tidak terlihat (cuma selesai saat terjerat di pohon kelapa), karena selanjutnya adalah usaha si driver yang menentukan, apakah mau diam di atas, atau berusaha turun dengan hati-hati.
FYI, belakangan ini saya sedang berpikir untuk 100% fokus di bisnis dan meninggalkan pekerjaan, hanya saja masih bergumul 1000 kali tentang resiko yang mungkin terjadi bila saya berhenti bekerja.
Beberapa teman-teman saya, dari yang muda sampai senior yang saya ajak bicara memberikan saran-saran :
1. “Kin, kamu masih muda, coba untuk full di bisnis 1 tahun. Kalau gagal, kamu bisa kerja lagi taun depan. Kalau kamu sudah berkeluarga, punya tanggungan, gak mungkin kamu bisa ambil resiko lagi seperti yang mungkin kamu lakukan sekarang”
2. “Kalau kamu sudah percaya diri, why not?”
3. “Kamu tidak bisa berdiri di atas 2 perahu. Kalau kamu kerja sama orang, sampai kapanpun gak akan kaya. Kamu harus tentukan pilihan dan fokus di situ”
4. “Sediakan dana untuk hidup 3-6 bulan sebelum kamu meninggalkan perusahaan tempat kamu kerja”
Well.. tahun ini aku akan mengambil keputusan besar yang bisa mengubah hidup. Wish me luck.