I’m using Weblogic 10.3.4

Run it from “yourdomain/bin” like this :

./startWeblogic.sh -Dweblogic.management.username=username -Dweblogic.management.password=password   -Dweblogic.system.StoreBootIdentity=true

It will generate a login file in “yourdomain/servers/AdminServer/security” named boot.properties which contain your login.

The next time you start the weblogic, you don’t have to do any user & password prompt as long as the boot.properties file exists in the directory mentioned above.

 

For complete documentation, check this oracle link : http://docs.oracle.com/cd/E13222_01/wls/docs70/adminguide/startstop.html#1178534

Nasi Goreng Sparta

Posted: October 6, 2010 in Art, Life
Tags: , ,

Pada suatu ketika, di Thermopylae, Leonidas kelaparan dan minta makan

Kemudian, Spartakin, ksatria terkuat, tertampan dan paling cerdas di Sparta mengajukan diri dengan penuh keberanian untuk masak.

Bumbu – bumbu pun disiapkan.
6 siung bawang putih sparta
4 siung bawang merah sparta
5 cabe super sparta
Terasi 1,5 sendok teh

Kemudian, Spartakin menghancurkan, meluluh-lantakkan bahan-bahan tersebut menggunakan semangat Sparta menjadi bumbu yang lezaatttt

Dengan jurus rahasia Shun Goku Satsu, Spartakin menyelesaikan semuanya secepat kilat dan sedahsyat geledek. Menggoreng bumbu dengan 3 sendok makan mentega, kemudian setelah bumbu agak layu dan berbau harum masukkan nasi dari 1,75 cup beras, kecap manis yang banyak, saus tiram, minyak ikan, dan garam. Semua selesai kurang dari 10 detik.

Akhirnya, malam itu semua prajurit sparta keracunan

Hahaha just kidding. Nasi gorengnya enak kok.

Kalau lagi masak nasi goreng, terus pas dicicipi terasa kurang rasanya, seringkali orang akan nambah garam. Seringkali hal ini justru tanpa disadari membuat nasi gorengnya keasinan ketika dipikir rasanya sudah pas saat dimasak. Coba tambahkan kecap alih alih garam terlalu banyak.

(English version is below the Indonesian version).

Untuk uninstall DB2 V9.5, ada beberapa langkah yang harus dijalankan :
1. Lihat instance apa saja yang sedang berjalan
a. gunakan user root
b. masuk ke DB2DIR (tempat instalasi DB2, defaultnya di “/opt/IBM/db2/V9.5/)
c. masuk ke folder bin (cd bin)
d. Jalankan command “./db2ilist”
e. Akan muncul list instance yang ada (misalnya “db2inst1”). Ingat – ingat atau catat instance yang ada.

2. Matikan instance
Untuk tiap instance yang ada :
a. login sebagai owner instance
b. ketikkan “db2stop force” enter
c. ketikan “db2 terminate” enter untuk memastikan instance benar-benar mati

3. Matikan Database Administration Server (DAS)
a. Login sebagai DAS (biasanya dasusr1)
b. ketik “db2admin stop” enter untuk menghentikan server

4. Drop instance
a. login sebagai root, masuk ke DB2DIR, folder instance
b. untuk setiap instance yang ada, ketik “./db2idrop ” enter

5. Drop DAS
a. login sebagai root, masuk ke DB2DIR, folder instance
b. ketik “./dasdrop” enter untuk menghapus DAS

6. Uninstall
a. login sebagai root, masuk ke DB2DIR, folder install
b. ketik “db2_deinstall -a”, enter


To uninstall DB2 V9.5 in AIX, follow these steps :
1. Check for existing instances
a. login as root
b. go to DB2DIR (Where DB2 installed, by default it is “/opt/IBM/db2/V9.5/)
c. go to bin folder (cd bin)
d. run “./db2ilist” command
e. There will be list of instances (e.g “db2inst1”).

2. Shutdown instance
For each instance :
a. login as the instance owner
b. run “db2stop force”
c. run “db2 terminate” to ensure the instance has been properly terminated

3. Turn off Database Administration Server (DAS)
a. Login as DAS (commonly named as “dasusr1”)
b. run “db2admin stop” to stop DAS
4. Drop instance
a. login as root, go to DB2DIR, go to instance folder
b. For each existing instance, run “./db2idrop ”

5. Drop DAS
a. login as root, go to DB2DIR, go to instance folder
b. run “./dasdrop”

6. Uninstall
a. login as root, go to DB2DIR, go to install folder
b. run “db2_deinstall -a”

(For english language, see below, I put it after the Indonesian)

Untuk membuat koneksi remote dekstop dari PC Windows ke Linux, salah satu caranya adalah menggunakan program bernama VNC (Virtual Network Computing).

Langkah – langkahnya adalah :
A. Di Windows
1. Download Real VNC di http://realvnc.com
2. Install Real VNC di Windows
3. Jalankan VNC Viewer (dari start menu -> Programs -> -> VNC Viewer 4 -> Run VNC Viewer
VNC Viewer Screen Caps

B. Di Linux (atau bisa dari Windows, menggunakan putty)
1. login sebagai root
2. ketik command “vncserver”
3. Akan muncul text semacam ini :


New ‘namahostname:1 (root)’ desktop is namahostname:1

Starting applications specified in /root/.vnc/xstartup
Log file is /root/.vnc/namahostname:1.log

perhatikan tulisan ‘namahostname’ yang diikuti dengan angka. Dalam contoh di atas adalah ‘1’. Angka ini adalah index display yang dapat diakses dari komputer lain.

Kembali ke VNC Viewer, ketikkan IP address komputer linux diikuti dengan “:”
Jadi misalkan IP nya 10.0.7.15 dan index display 1, maka tuliskan 10.0.7.15:1 kemudian tekan OK.
Maka remote desktop akan muncul.

Bila ada masalah (display tidak muncul semestinya seperti di Linux), ada kemungkinan, di Linux harus ubah file xstartup (ada di root Linux, sebagai root ketik vi xstartup nanti akan muncul), edit seperti ini :


#!/bin/sh

# Uncomment the following two lines for normal desktop:
unset SESSION_MANAGER
exec /etc/X11/xinit/xinitrc

[ -x /etc/vnc/xstartup ] && exec /etc/vnc/xstartup
[ -r $HOME/.Xresources ] && xrdb $HOME/.Xresources
xsetroot -solid grey
vncconfig -iconic &
xterm -geometry 80×24+10+10 -ls -title “$VNCDESKTOP Desktop” &
startx &


Di baris terakhir (di atas tertulis “startx &”), coba ganti menjadi “startkde &”.
Save file tersebut (kalau Anda tadi memakai vi, tekan Esc kemudian ketik “:x” dan enter) kemudian coba konek lagi dengan VNC Viewer.


To make a remote desktop connection to a Linux OS from Windows OS, one of the ways is to use RealVNC (VNC = Virtual Network Computing).

Steps :
A. In Windows machine
1. Download Real VNC at http://realvnc.com
2. Install Real VNC in Windows
3. Run VNC Viewer (start menu -> Programs -> -> VNC Viewer 4 -> Run VNC Viewer
VNC Viewer Screen Caps

B. In Linux (or you can do it from windows by using “putty” program which available to download for free everywhere)
1. login as root
2. type “vncserver” and press enter
3. There will be such text :


New ‘namahostname:1 (root)’ desktop is namahostname:1

Starting applications specified in /root/.vnc/xstartup
Log file is /root/.vnc/namahostname:1.log

note the word ‘namahostname’ which followed by a number. In the above example, the number is ‘1’. This number is a display index number for accessing display from another computer.

Back to the VNC viewer in Windows, type the Linux machine IP address followed by “:”, for example “10.0.7.15:1” then click “OK”.
Remote desktop should be established.

If the display doesn’t show up, it might needs to change xstartup file (it is in root directory in the Linux machine).
To edit it, type “vi xstartup” after login as root, dan make sure your’e on the root directory. Edit the file to be like this :


#!/bin/sh

# Uncomment the following two lines for normal desktop:
unset SESSION_MANAGER
exec /etc/X11/xinit/xinitrc

[ -x /etc/vnc/xstartup ] && exec /etc/vnc/xstartup
[ -r $HOME/.Xresources ] && xrdb $HOME/.Xresources
xsetroot -solid grey
vncconfig -iconic &
xterm -geometry 80×24+10+10 -ls -title “$VNCDESKTOP Desktop” &
startx &


In the last line, replace “startx &”, to “startkde &”.
Save the (Hit Esc then type “:x” then hit enter) then try to connect again using VNC Viewer.

Sound based search engine

Posted: January 14, 2010 in Idea
Tags: , , , ,

I’m thinking about a search engine that search based on a sound input. For example, if we sing a part of a song to the microphone connected to computer, then the search engine can give us information related with the song we sang such as artist, mp3 file, etc.

I imagine, our voice will be translated into a chart in certain pattern. The pattern then be used to search into the database to find similiar pattern. Ofcourse at first, we have to translate songs / voices into this kind of data (chart).

I even imagine that if we play a guitar cover of a song, then we can find the mp3 file of the song.
Cool huh?

Still trying to find right schedule to start.

Salah satu fungsi yang tidak tersedia di SQL Server 2005 bila dibandingkan MySQL adalah fungsi ‘LIMIT‘.
Fungsi ini berguna untuk membatasi jumlah row yang diambil, dengan batasan awal dan jumlah yang ditentukan dengan parameter.
Contoh :

SELECT * FROM [someTable] LIMIT 1,2 (tidak bekerja di SQL Server 2005, ini hanya bekerja di MySQL)

One of the functions that not provided in SQL Server 2005 if it compared with MySQL is ‘LIMIT‘ function.
The function used for limiting amount of row being returned from a ‘select query’, by inputing parameters of beginning index as first cursor, and amount of rows to be returned.
e.g :

SELECT * FROM [someTable] LIMIT 1,2 (it doesn’t work in SQL Server 2005, it’s MySQL query)


Untuk melakukan paging di SQL Server 2005, seperti LIMIT pada MySQL, gunakan query berikut, menggunakan fungsi ROW_NUMBER(). (catatan : ketika diketik di query sheet, tulisan ROW_NUMBER() memang tidak akan berubah warna menjadi biru seperti kebanyakan fungsi-fungsi bawaan SQL SERVER, tapi ini berhasil) :

SELECT * FROM (SELECT [field1], [field2], [field3], ROW_NUMBER() OVER(ORDER BY [field1] ) AS rownum FROM [tableName] WHERE [conditional statement]) AS something WHERE rownum BETWEEN [start integer] AND [end integer]

ROW_NUMBER() menciptakan nomor yang berurutan, mengurutkan field yang disebutkan pada parameter fungsi OVER(), mengurutkannya dari nomor 1 sampai row terakhir dari field.

Despite that, we can still be able to do paging in SQL Server by using ‘ROW_NUMBER()’ function. (note : when we type ‘ROW_NUMBER()’ in a query sheet, the string won’t turn it’s color to blue or red like most of functions in SQL Server 2005, but it works).

SELECT * FROM (SELECT [field1], [field2], [field3], ROW_NUMBER() OVER(ORDER BY [field1] ) AS rownum FROM [tableName] WHERE [conditional statement]) AS something WHERE rownum BETWEEN [start integer] AND [end integer]

ROW_NUMBER() creates a series of number, indexing field mentioned in OVER() function as a parameter (in the query above, [field1] were set as the indexed field)

Untuk membuat background object shockwave menjadi transparan di html,
gunakan variable “wmode” dan diset value nya “transparent”

misal :
<object align=”middle” width=”100″ height=”60″><param name=”movie” value=”namafile.swf”/><param name=”quality” value=”high”/><param name=”wmode” value=”transparent“/><embed wmode=”transparent” src=”namafile.swf” quality=”high” pluginspage=”http://www.macromedia.com/go/getflashplayer&#8221; type=”application/x-shockwave-flash” width=”100″ height=”60″></embed></object>


To show transparent shockwave flash object on HTML,
use the “wmode” variable, set it’s value to “transparent”

e.g :
<object align=”middle” width=”100″ height=”60″><param name=”movie” value=”filename.swf”/><param name=”quality” value=”high”/><param name=”wmode” value=”transparent“/><embed wmode=”transparent” src=”filename.swf” quality=”high” pluginspage=”http://www.macromedia.com/go/getflashplayer&#8221; type=”application/x-shockwave-flash” width=”100″ height=”60″></embed></object>